PUSAT STUDI STUNTING UNIVERSITAS BAITURRAHMAH - LPPM Universitas Baiturrahmah
Beranda PUSAT STUDI STUNTING UNIVERSITAS BAITURRAHMAH

PUSAT STUDI STUNTING UNIVERSITAS BAITURRAHMAH

Pengembangan Penelitian, Pencegahan, dan Penanggulangan Stunting Berbasis Bukti Ilmiah

10 October 2026

1. Profil Pusat Studi

Pusat Studi Stunting Universitas Baiturrahmah merupakan wadah pengembangan penelitian, kajian ilmiah, inovasi, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pencegahan dan penanggulangan stunting. Pusat studi ini berada di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Baiturrahmah.

Pusat Studi Stunting diarahkan untuk mengembangkan pendekatan multidisiplin dalam memahami berbagai faktor yang berhubungan dengan stunting, termasuk status gizi ibu dan anak, kesehatan ibu selama kehamilan, kesehatan bayi dan balita, pola asuh, sanitasi dan lingkungan, akses pelayanan kesehatan, ketahanan pangan keluarga, serta faktor sosial dan perilaku masyarakat.

Melalui kolaborasi dosen, peneliti, tenaga kesehatan, mahasiswa, pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan mitra masyarakat, pusat studi mendorong penelitian yang relevan dengan kebutuhan lokal dan nasional. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program edukasi, intervensi berbasis masyarakat, rekomendasi kebijakan, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Pusat Studi Stunting mengutamakan pendekatan berbasis bukti ilmiah, integritas akademik, kerja sama lintas sektor, serta pemantauan dan evaluasi yang terukur. Kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan etika penelitian, perlindungan data, kebutuhan kelompok sasaran, dan kebijakan yang berlaku.

2. Latar Belakang

Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan faktor lain yang berhubungan, terutama pada periode penting sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun. Permasalahan stunting tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh kesehatan ibu, praktik pemberian makan bayi dan anak, pola asuh, infeksi berulang, sanitasi, akses terhadap pelayanan kesehatan, kondisi sosial ekonomi, serta lingkungan tempat tinggal.

Pencegahan dan penanggulangan stunting memerlukan upaya terintegrasi dan berkelanjutan. Pendekatan tersebut melibatkan intervensi spesifik yang berkaitan langsung dengan kesehatan dan gizi, serta intervensi sensitif yang mendukung lingkungan, akses pangan, air bersih, sanitasi, pendidikan, dan perlindungan sosial. Pengembangan program yang efektif memerlukan data yang berkualitas, pemahaman konteks lokal, koordinasi lintas sektor, dan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan.

Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan penelitian, mengembangkan inovasi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta mendiseminasikan pengetahuan kepada masyarakat. Melalui Pusat Studi Stunting, Universitas Baiturrahmah dapat memperkuat sinergi keilmuan dan pengabdian dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan stunting secara sistematis.

Keberadaan pusat studi diharapkan menjadi ruang koordinasi bagi penelitian dan kegiatan akademik yang relevan, mendorong pemanfaatan hasil penelitian dalam pengambilan keputusan, serta memperluas kerja sama dengan pemangku kepentingan di bidang kesehatan, gizi, pendidikan, dan pembangunan masyarakat.

3. Visi

Menjadi pusat pengembangan penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul, kolaboratif, dan berbasis bukti ilmiah dalam mendukung pencegahan dan penanggulangan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak.

4. Misi

1.    Mengembangkan penelitian multidisiplin mengenai faktor risiko, determinan, pencegahan, dan penanggulangan stunting.

2.    Mendorong pemanfaatan data dan hasil penelitian sebagai dasar perencanaan program serta rekomendasi kebijakan.

3.    Mengembangkan kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat mengenai gizi, kesehatan ibu dan anak, pola asuh, serta perilaku hidup sehat.

4.    Meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah serta diseminasi hasil penelitian terkait stunting.

5.    Membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah, organisasi profesi, dan mitra masyarakat.

6.    Meningkatkan kapasitas dosen, peneliti, mahasiswa, dan tenaga pendamping melalui pelatihan serta kegiatan ilmiah.

7.    Mendorong pengembangan inovasi, model intervensi, media edukasi, dan perangkat pendukung pencegahan stunting.

8.    Melaksanakan pemantauan dan evaluasi kegiatan secara terukur dengan memperhatikan etika, mutu data, dan keberlanjutan program.

5. Tujuan

1.    Menjadi wadah koordinasi penelitian dan kegiatan akademik terkait stunting di lingkungan Universitas Baiturrahmah.

2.    Menghasilkan penelitian berkualitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pemangku kepentingan.

3.    Mengidentifikasi faktor risiko dan determinan stunting berdasarkan pendekatan ilmiah dan konteks lokal.

4.    Mendorong pengembangan program pencegahan stunting yang terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan.

5.    Meningkatkan kapasitas akademisi dan mahasiswa dalam penelitian, edukasi, serta pengabdian terkait kesehatan ibu dan anak.

6.    Meningkatkan publikasi ilmiah, inovasi, dan luaran penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemangku kepentingan.

7.    Memperluas jejaring kerja sama lintas disiplin dan lintas sektor.

8.    Mendukung pencapaian indikator kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat universitas sesuai kebijakan institusi.

6. Bidang Fokus Penelitian

A. Gizi Ibu, Bayi, dan Anak

Kajian mengenai status gizi ibu sebelum dan selama kehamilan, kesehatan ibu, gizi bayi dan balita, pemberian ASI, makanan pendamping ASI, serta praktik pemberian makan bayi dan anak.

B. Kesehatan Ibu dan Anak

Penelitian mengenai kesehatan selama kehamilan, kesehatan neonatal, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, imunisasi, pencegahan infeksi, serta akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

C. Determinan Sosial dan Perilaku

Kajian mengenai pola asuh, pengetahuan dan perilaku keluarga, pendidikan, kondisi sosial ekonomi, ketahanan pangan rumah tangga, dukungan keluarga, serta faktor budaya yang memengaruhi pencegahan stunting.

D. Sanitasi dan Lingkungan

Penelitian mengenai akses air bersih, sanitasi layak, higiene, lingkungan tempat tinggal, dan faktor lingkungan lain yang berkaitan dengan kesehatan serta pertumbuhan anak.

E. Deteksi Dini dan Pemantauan Pertumbuhan

Pengembangan kajian mengenai pengukuran antropometri, pemantauan pertumbuhan, kualitas pencatatan dan pelaporan, pemanfaatan data, serta sistem rujukan sesuai pedoman yang berlaku.

F. Intervensi Spesifik dan Sensitif

Evaluasi dan pengembangan intervensi gizi dan kesehatan serta program pendukung di bidang pangan, sanitasi, pendidikan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan keluarga.

G. Kebijakan dan Tata Kelola Program

Kajian mengenai perencanaan, koordinasi lintas sektor, implementasi kebijakan, pembiayaan, pemerataan layanan, serta evaluasi program pencegahan dan penanggulangan stunting.

H. Inovasi dan Teknologi

Pengembangan media edukasi, model pendampingan keluarga, instrumen pemantauan, sistem informasi, serta inovasi yang mendukung peningkatan pengetahuan dan kualitas pelaksanaan program.

7. Program Kerja dan Kegiatan

A. Program Penelitian

·      Pelaksanaan penelitian dasar dan terapan terkait faktor risiko, determinan, dan intervensi pencegahan stunting.

·      Penyusunan proposal penelitian untuk memperoleh pendanaan internal maupun eksternal.

·      Penelitian kolaboratif lintas fakultas, program studi, dan institusi.

·      Pengembangan penelitian berbasis kebutuhan masyarakat dan data wilayah.

·      Pengelolaan dokumentasi, data, dan laporan penelitian secara sistematis.

 

B. Program Publikasi dan Diseminasi Ilmiah

·      Pendampingan penulisan artikel ilmiah dan laporan penelitian.

·      Penyelenggaraan seminar, lokakarya, diskusi ilmiah, dan forum berbagi hasil penelitian.

·      Diseminasi temuan kepada pemangku kepentingan melalui ringkasan kebijakan atau materi ilmiah.

·      Pengembangan kolaborasi publikasi dengan peneliti dan institusi mitra.

C. Program Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat

·      Edukasi keluarga mengenai gizi ibu dan anak, pemberian makan bayi dan anak, serta pemantauan pertumbuhan.

·      Pemberdayaan kader dan kelompok masyarakat sesuai kebutuhan dan kompetensi.

·      Penyusunan media komunikasi, informasi, dan edukasi yang mudah dipahami.

·      Pendampingan masyarakat melalui kerja sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan dan pemerintah setempat.

D. Program Pengembangan Kapasitas

·      Pelatihan metodologi penelitian dan analisis data terkait stunting.

·      Peningkatan kapasitas dosen, mahasiswa, dan mitra dalam edukasi serta pengabdian.

·      Pelibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian sesuai ketentuan.

·      Penguatan pemahaman mengenai etika penelitian, mutu data, dan komunikasi risiko.

E. Program Inovasi dan Pengembangan Model

·      Pengembangan model edukasi dan pendampingan keluarga berbasis kebutuhan lokal.

·      Penyusunan perangkat pemantauan atau media digital untuk mendukung program.

·      Identifikasi potensi kekayaan intelektual dari hasil penelitian dan inovasi.

·      Pengujian dan evaluasi awal terhadap inovasi sebelum penerapan yang lebih luas.

F. Program Kerja Sama dan Advokasi Berbasis Bukti

·      Kolaborasi dengan pemerintah daerah, puskesmas, rumah sakit, posyandu, dan organisasi terkait.

·      Pengembangan kegiatan bersama perguruan tinggi dan lembaga penelitian.

·      Penyusunan rekomendasi berbasis hasil penelitian bagi pemangku kepentingan.

·      Pemantauan dan evaluasi kegiatan kolaboratif sesuai kesepakatan dan indikator yang ditetapkan.

8. Luaran yang Diharapkan

1.    Proposal dan laporan penelitian terkait stunting.

2.    Artikel ilmiah pada jurnal nasional dan internasional yang relevan.

3.    Materi edukasi, modul, dan media komunikasi mengenai pencegahan stunting.

4.    Model atau rekomendasi intervensi berbasis hasil penelitian.

5.    Ringkasan kebijakan dan rekomendasi untuk pemangku kepentingan.

6.    Prototipe atau inovasi yang mendukung edukasi, pemantauan, atau pelaksanaan program.

7.    Pengajuan kekayaan intelektual sesuai jenis dan kelayakan luaran.

8.    Dokumen kerja sama serta laporan kegiatan lintas sektor.

9.    Basis data penelitian,\\]]tpublikasi, dan dokumentasi kegiatan pusat studi.

10. Peningkatan partisipasi dosen, mahasiswa, dan masyarakat dalam penelitian serta pengabdian terkait stunting.

11. Target kuantitatif setiap luaran ditetapkan dalam rencana kerja tahunan dan dievaluasi berdasarkan capaian aktual, sumber daya, pendanaan, serta kebutuhan mitra.

9. Kolaborasi dan Kemitraan

Pusat Studi Stunting membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan mutu penelitian, memperluas jangkauan edukasi, dan mendukung penerapan hasil penelitian. Kerja sama dapat berupa penelitian bersama, pengumpulan dan analisis data sesuai ketentuan, pengembangan program edukasi, pelatihan, publikasi, evaluasi program, serta penyusunan rekomendasi berbasis bukti.

·      Fakultas dan program studi di lingkungan Universitas Baiturrahmah.

·      Perguruan tinggi dan lembaga penelitian.

·      Rumah sakit, puskesmas, posyandu, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

·      Pemerintah daerah dan perangkat daerah terkait.

·      Organisasi profesi, tenaga kesehatan, kader, dan kelompok masyarakat.

·      Lembaga swadaya masyarakat serta mitra pembangunan yang relevan.

Setiap kerja sama dilaksanakan berdasarkan kesepakatan para pihak dan memperhatikan etika penelitian, perlindungan data pribadi, persetujuan yang diperlukan, pembagian peran, serta ketentuan kelembagaan yang berlaku.

10. Tata Kelola dan Pengelolaan Kegiatan

Pusat Studi Stunting berada di bawah koordinasi LPPM Universitas Baiturrahmah. Pengelolaan kegiatan mengacu pada kebijakan universitas, SK pembentukan pusat studi, dan rencana kerja yang ditetapkan.

Pengelolaan meliputi perencanaan program, koordinasi penelitian, pengembangan kemitraan, pelaksanaan kegiatan, dokumentasi luaran, pemantauan dan evaluasi, serta penyusunan laporan kepada pihak yang berwenang.

Setiap kegiatan perlu memiliki tujuan, indikator capaian, jadwal, penanggung jawab, sasaran, dan dokumentasi yang memadai. Evaluasi dilakukan untuk menilai kesesuaian antara rencana dan realisasi, mengidentifikasi kendala, serta menetapkan langkah perbaikan.

Susunan pengelola dan pembagian tugas mengikuti SK atau ketentuan resmi Universitas Baiturrahmah yang berlaku.

11. Prinsip Penelitian dan Pelaksanaan Program

Pusat Studi Stunting berkomitmen melaksanakan penelitian dan program yang berlandaskan integritas akademik, metode yang tepat, perlindungan partisipan, serta penggunaan data yang bertanggung jawab. Penelitian yang melibatkan manusia harus memenuhi ketentuan etik yang berlaku dan memperoleh persetujuan yang diperlukan.

Informasi kesehatan dan gizi disampaikan berdasarkan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan dan pedoman resmi yang relevan. Hasil penelitian tidak digeneralisasi melampaui keterbatasan desain dan data. Pelaksanaan intervensi harus mempertimbangkan konteks lokal, kebutuhan kelompok sasaran, koordinasi dengan tenaga dan institusi terkait, serta mekanisme pemantauan dan evaluasi.

Dengan prinsip tersebut, pusat studi diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan program pencegahan stunting yang terukur, aman, serta sesuai kebutuhan masyarakat.

12. Struktur Pengelola

Berikut susunan pengelola Pusat Studi Stunting Universitas Baiturrahmah berdasarkan informasi yang diberikan:

No.

Jabatan

Nama

1

Ketua

dr. Laura Zefira, Sp.A, M.Biomed

2

Anggota

dr. Febiane Eldrian, Sp.A, M.Biomed

3

Anggota

dr. Prima Adeline, Sp.PK

4

Anggota

Harry Budiman, SKM, M.Kes

5

Anggota

Sevilla Ukhtil Huvaid, SKM, M.Kes

6

Anggota

Novia Zulfa Hanum, SKM, MKM

7

Anggota

Yulianita, S.S., M.Hum

8

Anggota

Erni Maywita, SKM, M.Kes

9

Anggota

Dr. Nova Arikhman, M.Kes

10

Anggota

Nurmaines Adhyka, SKM, MARS

11

Anggota

Ns. Zufrias Riaty, S.Kep., M.Kes

12

Anggota

Ira Suryanis, S.ST., M.Keb

13

Anggota

Putri Engla Pasalina, S.ST., M.Keb

14

Anggota

Vitri Yuli Afni Amran, S.ST., M.Keb

13. Penutup

Pusat Studi Stunting Universitas Baiturrahmah diharapkan menjadi wadah penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi lintas disiplin dan lintas sektor. Dengan program yang terarah, tata kelola yang akuntabel, serta pemanfaatan hasil penelitian berbasis bukti ilmiah, pusat studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, serta upaya pencegahan dan penanggulangan stunting.

14. Informasi Kelembagaan

Nama Unit

Pusat Studi Stunting Universitas Baiturrahmah

Institusi

Universitas Baiturrahmah

Koordinasi

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Ketua Pusat Studi

dr. Laura Zefira, Sp.A, M.Biomed

Alamat

Universitas Baiturrahmah, Padang, Sumatera Barat

Website

https://lppm.unbrah.ac.id

Email dan Kontak

Diisi menggunakan kontak resmi yang ditetapkan.

Catatan Penggunaan

Dokumen ini merupakan rancangan profil untuk halaman website. Sebelum dipublikasikan, sesuaikan isi dengan SK pembentukan, program kerja yang disahkan, dan data aktual penelitian, publikasi, kegiatan, serta kerja sama. Penulisan gelar dan singkatan spesialis perlu dicocokkan dengan dokumen resmi masing-masing pengelola.


... online
... online