Padang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Baiturrahmah (Unbrah) terus berkomitmen dalam mendorong budaya riset dan pelindungan karya intelektual di lingkungan perguruan tinggi. Komitmen ini diwujudkan melalui keikutsertaan perwakilan LPPM Unbrah dalam kegiatan Seminar DJKI-JICA on Intellectual Property
Padang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Baiturrahmah (Unbrah) terus berkomitmen dalam mendorong budaya riset dan pelindungan karya intelektual di lingkungan perguruan tinggi. Komitmen ini diwujudkan melalui keikutsertaan perwakilan LPPM Unbrah dalam kegiatan Seminar DJKI-JICA on Intellectual Property yang diselenggarakan selama dua hari pada Selasa hingga Rabu, 29 s.d. 30 September 2026 bertempat di Hotel Mercure Padang, Jl. Purus IV No. 8, Purus, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat.
Delegasi Universitas Baiturrahmah yang hadir langsung dalam kegiatan penting ini adalah Kepala LPPM Unbrah, Dr. dr. Dita Hasni, M.Biomed, didampingi oleh Kepala Sub Divisi Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dr. Lieka Nugrahi Jaslindo, Sp.P, M.Biomed. Kehadiran mereka merupakan tindak lanjut atas undangan resmi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat yang diteruskan kepada perguruan tinggi swasta di wilayah kerja LLDIKTI Wilayah X.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) ini mengusung tema utama "Penguatan Pelindungan dan Pemanfaatan Paten dalam Mendorong Inovasi dan Daya Saing Daerah". Seminar ini dirancang komprehensif dari pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap harinya guna meningkatkan pemahaman serta kesadaran institusi pendidikan tinggi mengenai pentingnya pelindungan hukum terhadap hasil riset dan inovasi.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. dr. Dita Hasni, M.Biomed menyampaikan bahwa keikutsertaan LPPM Unbrah dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan arah pengembangan riset universitas dengan standar pelindungan kekayaan intelektual nasional maupun internasional.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap Universitas Baiturrahmah dapat semakin optimal dalam mengidentifikasi, melindungi, dan mengkomersialisasikan paten maupun luaran riset lainnya. Hal ini sangat penting tidak hanya untuk institusi, tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan daya saing daerah di Sumatera Barat," ujar Kepala LPPM Unbrah.
Senada dengan hal tersebut, dr. Lieka Nugrahi Jaslindo, Sp.P, M.Biomed selaku Kepala Sub Divisi HKI menambahkan bahwa Sub Divisi HKI LPPM Unbrah akan terus proaktif mendampingi para dosen dan peneliti di lingkungan Universitas Baiturrahmah dalam proses pendaftaran serta perlindungan kekayaan intelektual atas karya ilmiah dan inovasi teknologi kesehatan maupun bidang lainnya.
Selama dua hari pelaksanaan (29–30 September 2026), para peserta mengikuti rangkaian agenda seminar dan diskusi interaktif bersama para narasumber ahli dari DJKI dan JICA. Dengan partisipasi aktif ini, Universitas Baiturrahmah menunjukkan keseriusannya dalam mendukung hilirisasi riset, memperkuat tata kelola paten, serta melahirkan inovasi yang berdaya saing global dan terlindungi secara hukum.
Galeri Foto